Tentang Alcoholics Anonymous

Alcoholics Anonymous adalah perkumpulan pria dan wanita yang berbagi pengalaman, kekuatan dan harapan dengan sesama sehingga mereka dapat menyelesaikan masalah yang sama yang mereka hadapi dan membantu yang lain untuk pulih dari alkoholisme. Satu-satunya persyaratan untuk keanggotaan adalah keinginan untuk berhenti minum. Tidak ada iuran untuk keanggotaan AA; kami sepenuhnya memenuhi kebutuhan kami melalui kontribusi sendiri. AA tidak beraliansi dengan sekte, denominasi, politik, organisasi dan institusi manapun; tidak berminat untuk terlibat dalam kontroversi, baik mendukung atau menentang aktivitas apapun. Tujuan utama kami adalah untuk tetap tenang (tidak mabuk) dan membantu alkoholik lain untuk mencapai sobriety (keadaan tak mabuk).

Copyright © by The A.A. Grapevine, Inc.


Alkoholisme diakui sebagai salah satu masalah kesehatan utama. Di Amerika alkoholisme merupakan pembunuh terbesar ketiga setelah penyakit jantung dan kanker -dan hal tersebut tidak hanya merusak para alkoholik sendiri. Orang lain pun dirugikan oleh akibatnya – di rumah, di pekerjaan, dan di jalan raya. Alkoholisme merugikan masyarakat jutaan dolar setiap tahun. Jadi apakah Anda pernah atau belum pernah menjadi alkoholik, alkoholisine tetap akan menimbulkan dampak bagi kehidupan anda.

Kita telah banyak belajar tentang cara mengenali dan menahan alkoholisme. Tapi sejauh ini tak seorangpun pernah menemukan cara untuk mencegahnya sebab tak ada yang tahu secara pasti bagaimana sejumlah peminum berubah menjadi alkoholik. Para dokter dan ilmuwan dari berbagai bidang belum sepakat tentang sebab (atau sejumlah penyebab) dari alkoholisme.  Untuk alasan tersebut A.A. berkonsentrasi dalam menolong mereka yang sudah menjadi alkoholik, sehingga mereka bisa berhenti minum dan belajar cara enjalani hidup normal dan bahagia tanpa alkohol.

Apakah Alkoholisme?
Sebagaimana pandangan A.A. tentang hal tersebut, alkoholisme adalah suatu penyakit. Alkoholik tidak dapat mengendalikan minumnya karena tubuh dan pikiran (atau emosi) mereka mengalami sakit, demikian keyakinan A.A. Jika mereka tak berhenti minum, sifat alkoholismemereka pun hampir selalu kian memburuk. Baik Asosiasi Kedokteran Amerika maupun Asosiasi Kedokteran Inggris, organisasi utama para dokter kedua negara tersebut, juga menyebutkan bahwa alkoholisme adalah suatu keadaan sakit.

Apa Gejala-Gejalanya?
Tak semua alkoholik memiliki gejala yang sama, tapi banyak -pada tingkat yang berbeda keadaan sakitnya menunjukkan tanda-tanda berikut: Mereka mendapati bahwa hanya alkohol-lah yang dapat membuat mereka merasa percaya diri dan tenang menghadapi orang lain; acapkali ingin ‘tambah satu lagi’ di akhir pesta, terus mencari-cari kesempatan minum-minum dan banyak memikirkan tentangnya; mengalami mabuk ketika mereka tidak merencanakannya; berupaya mengendalikan minumnya dengan mengganti-ganti jenis minuman kerasnya, berhenti minum alkohol, atau membuat janji -janji; minum sembunyi-sembunyi; berbohong tentang minuman mereka; menyembunyikan botol-botol; minum di kantor (atau di sekolah); minum sendirian; gangguan kesadaran (misalnya, tak dapat mengingat apa yang dikerjakannya kemarin); minum di pagi hari untuk meringankan perasaan sakit yang teramat sangat pada saat bangun, perasaan bersalah dan ketakutan; tak sanggup makan dan kekurangan gizi, menderita sirosis hati; gemetar dengan amat kencang, berhalusinasi, atau mengalami sawan ketika menarik diri dari minuman keras.

Alcoholics Anonymous adalah persaudaraan sedunia dari para pria dan wanita yang saling menolong satu sama lain agar terjaga dari kecanduan alkohol. Mereka menawarkan pertolongan yang sama kepada siapa saja yang memiliki masalah minum dan ingin melakukan sesuatu atas kecanduannya. Karena mereka semua alkoholik, mereka memiliki pengertian khusus satu sama lain. Mereka tahu seperti apa rasanya keadaan sakit itu – dan mereka mempelajari bagaimana agar pulih darinya di A.A.

Para anggota A.A. mengatakan bahwa saat ini mereka adalah alkoholik – meskipun mereka sudah tidak minum lagi selama bertahun-tahun. Mereka tidak mengatakan bahwa mereka ‘telah sembuh’. Sekali seseorang kehilangan kemampuan untuk mengendalikan minuman keras, mereka tidak akan pernah lagi bisa minum secara aman – atau dengan kata lain, mereka tidak akan pernah bisa menjadi “mantan alkoholik” atau “eks-alkoholik.” Tapi dalam A.A. mereka dapat menjadi alkoholik yang berhenti minum, alkoholik yang pulih.

Bagaimana A.A. menolong alkoholik?
Melalui contoh dan persahabatan dari para alkoholik yang pulih di A.A.,anggota baru didorong untuk menjauh dari minuman “sehari demi sehari,” sebagaimana yang dilakukan A.A. Daripada “melanggar janji selamanya” atau mengkhawatirkan tentang apakah mereka akan berhenti minum besok, A.A. memusatkan perhatiannya pada tidak minum sekarang juga -hari ini.

Dengan menempatkan alkohol di luar sistem mereka, para pendatang baru merawat satu bagian dari penyakit itu – tubuh mereka memiliki kesempatan untuk membaik. Tapi ingat, ada bagian lainnya. Jika mereka akan berhenti minum, mereka membutuhkan pikiran dan emosi yang sehat pula. Jadi mereka memulai untuk menata pikiran mereka yang keliru dan perasaan mereka yang tidak bahagia dengan mengikuti “Dua Belas Langkah” A.A. untuk penyembuhan. Langkah-langkah tersebut menganjurkan gagasan dan tindakan yang dapat membimbing para alkoholik menuju kebahagiaan dan kehidupan yang berguna.

Agar terus saling berhubungan dengan anggota lain dan belajar tentang program pemulihan, anggota baru datang ke pertemuan A.A. secara rutin.

Apakah pertemuan A.A.?
Alcoholics Anonymous didirikan kira-kira di 146 negara. Orang-orang pada tiap kelompok berkumpul bersama, biasanya sekali atau dua kali dalam seminggu untuk mengadakan pertemuan A.A., dengan dua model
pokok:
(1) Pada “pertemuan terbuka” para pembicara menceritakan bagaimana mereka menjadi peminum, bagaimana mereka menemukan A.A. dan bagaimana program ini telah menolong mereka. Para anggota boleh mengajak saudara atau ternan mereka, dan iasanya siapa saja yang tertarik pada A.A. selalu diterima untuk menghadiri ‘pertemuan terbuka’.
(2) “Pertemuan tertutup” hanya diperuntukkan bagi paraalkoholik saja. Ini merupakan diskusi kelompok dan siapa saja yang mau boleh bicara, bertanya dan berbagi pemikiran dengan sesama anggota. Pada “pertemuan tertutup”, anggotaA.A. bisa mendapat pertolongan dari masalah pribadinya untuk tetap berhenti minum dan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa A.A. lainnya bisa menjelaskan bagaimana mereka bisa menangani masalah serupa- seringkali dengan menggunakan satu atau lebih dari Dua Belas Langkah.

Siapa bisa masuk ke dalam A.A.?
Seperti keadaan sakit lainnya, alkoholisme menyerang semua orang. Jadi pria dan wanita dalam A.A. adalah dari segala ras dan kebangsaan, segala agama dan yang tak beragama sekalipun. Mereka bisa seorang yang kaya, miskin atau kalangan menengah. Mereka bekerja pada semua jenis pekerjaan, dari mulai pengacara, ibu rumah tangga, guru, supir truk, pelayan, sampai calon pendeta. A.A. tidak menyimpan daftar anggota, tapi tiap kelompok menulis laporan tentang jumlah anggotanya. Dari laporan tersebut, jumlah total keanggotaan A.A. diperkirakan lebih dari 2 juta orang.

Apakah seorang alkoholik harus “benar-benar sudah jatuh” sebelum A.A. bisa menolong?
A.A. dimulai pada tahun 1935 oleh seorang pialang saham dari New York dan ahli bedah dari Ohio yang keduanya pernah menjadi pemabuk “berat”. Awalnya sebagian besar anggota A.A. juga mengalami sakit yang serius; kebiasaan minum telah mengirim mereka ke rumah sakit, sanatorium, atau penpra. Tapi semakin banyak orang mulai mendengar tentang A.A., dan segera banyak alkoholik mengetahui bahwa mereka tidak bisa membiarkan keadaan sakitnya membuat banyak kerusakan lagi. Mereka bisa pulih di A.A. sebelum kesehatannya betul-betul rapuh, saat mereka masih memiliki pekerjaan dan keluarga masing-masing.

Adakah anak muda yang bergabung dengan A.A.?
Pamflet “Anak Muda dan A.A.” menyajikan kisah-kisah pribadi dari sepuluh orang yang bergabung ketika usia mereka masih di bawah 30 tahun. Kartun dalam pamflet yang bertajuk “Terlalu Muda?” dan “Sebuah Pesan untuk Remaja” menceritakan bagaimana sejumlah anak remaja yang kecanduan alkohol menemukan A.A. Banyak kalangan muda seperti mereka amat gembira bisa berhenti minum dan mengambil bagian dalam aktivitas A.A.

Siapa yang menjalankan A.A.?
A.A. tidak memiliki pengaturan yang nyata. Setiap kelompok bebas untuk bekerja dengan tradisi dan caranya masing-masing untuk menyelenggarakan pertemuan, selama tidak merugikan kelompok A.A. lainnya sebagai satu kesatuan. Anggota memilih seorang ketua, sekretaris, dan petugas kelompok lainnya. Para petugas ini tidak memberikan perintah pada siapapun: kebanyakan, tugas mereka adalah untuk melihat bahwa kelompok bisa berjalan lancar. Pada rata-rata kelompok, petugas baru dipilih dua kali dalam setahun.
Tapi setiap kelompok tidak terputus dari seluruh A.A.. Sebagaimana halnya anggota A.A. saling menolong satu sama lain, begitu pula antar kelompok di A.A. Berikut ini tiga cara yang mereka gunakan untuk saling menolong:
(1) Kelompok-kelompok yang berada pada wilayah yang sama menyiapkan sebuah kantor pusat atau kantor ‘antar kelompok’.
(2) Kelompok-kelompok di manapun berbagi pengalamannya dengan menulis surat ke Kantor Pelayanan Umum (General Service Office) A.A. di kota New York.
(3) Kelompok-kelompok di Amerika dan Kanada memilih perwakilan untuk pergi ke Konferensi Pusat Pelayanan A.A. yang diselenggarakan sekali dalam setahun.
Seluruh kantor A.A. dan perwakilan pada saat konferensi memberikan usulan berdasarkan atas pengalaman dari banyak kelompok A.A yang berbeda. Tapi mereka tidak membuat aturan atau isyu yang terarah kepada kelompok atau anggota manapun.

Berapa biaya untuk masuk ke dalam A.A.?
Pendatang baru tidak membayar biaya apapun untuk keanggotaan. Dan para anggota tidak membayar iuran apapun. Tapi uang diperlukan untuk maksud tertentu:  menyewa ruang pertemuan, foto-kopi, makanan minuman, membeli buku A.A., pamflet, dan majalah.
Jadi sebuah keranjang biasanya digilirkan berkeliling selama pertemuan, dan para anggota menyumbang berapapun yang sanggup atau dikehendaki untuk diberikan. Kelompok juga menyumbang dana untuk mendukung kantor pusat, Kantor Pelayanan Umum, dan aktivitas A.A. lainnya. Sebagai balasan atas pertolongan A.A. yang diberikan anggota pada alkoholik lainnya, para anggota ini tak pernah dibayar. Upah mereka adalah sesuatu yang lebih baik daripada uang- yaitu kesehatan mereka sendiri. A.A telah menemukan bahwa menolong para alkoholik lainnya adalah cara terbaik untuk berhenti minum bagi diri mereka sendiri.

Apa yang dapat dilakukan oleh keluarga alkoholik?
A.A. hanya untuk para alkoholik, tapi dua kelompok persaudaraan lain bisa menolong keluarga mereka. Yang pertama adalah Al-Anon Family Groups. Yang lainnya adalah Alateen, untuk para remaja yang memiliki orang tua alkoholik.

Apa yang tidak dilakukan A.A.?

  1. A.A. tidak mendorong keanggotaan untuk membujuk alkoholik agar bergabung. A.A adalah bagi para alkoholik yang ingin berhenti menjadi pecandu.
  2. AA tidak memeriksa anggotanya untuk melihat bahwa mereka tidak minum. Hal ini menolong para alkoholik untuk menolong dirinya sendiri.
  3. A.A. bukanlah organisasi religius. Seluruh anggota bebas menentukan gagasan pribadi mereka masing-masing tentang makna hidup.
  4. A.A. bukanlah orgamsasi medis, tidak menyediakan pengobatan atau nasihat psikiater.
  5. A.A. tidak menjalankan rumah sakit, bangsal perawatan, atau sanatorium atau menyediakan layanan perawatan.
  6. AA. tidak berkaitan dengan organisasi manapun. Tapi A.A. bekerjasama dengan organisasi-organisasi yang berjuang melawan alkoholisme. Sejumlah anggota bekerja untuk organisasi serupa -tapi untuk dirinya sendiri- bukan sebagai perwakilan A.A.
  7. A.A tidak menerima uang dari sumber di luar A.A., baik itu swasta maupun pemerintah.
  8. A.A tidak menawarkan layanan sosial apapun, tidak menyediakan perumahan, makanan, pakaian, pekerjaan, atau uang. A.A. menolong para alkoholik untuk berhenti minum, sehingga mereka dapat membeli itu semua dari penghasilan mereka sendiri.
  9. Alcoholics Anonymous berkembang melalui bagian “Anonymous” dari namanya. A.A. tidak ingin nama-nama anggotanya disebutkan di TV atau radio atau suratkabar. Dan para anggota pun tidak memberitahukan nama anggota lainnya pada orangorang di luar A.A.. Tapi para anggota tidak malu untuk menjadi anggota A.A Mereka hanya mendorong lebih banyak alkoholik untuk datang ke A.A. untuk mendapat pertolongan. Dan mereka tidak ingin menjadikan diri mereka pahlawan hanya karena menjaga kesehatan mereka sendiri.
  10. A.A. tidak menyediakan surat-surat sebagai referensi untuk jaminan pembebasan bersyarat, pengacara, kantor persidangan, agen sosial, para direktur, dan sebagainya